Ali meringis dalam hati saat melihat wajah pucat Ronan beberapa saat kemudian, saat pria itu berjalan kembali dengan lemas melewati mejanya dan kemudian masuk lagi ke dalam ruangan Jackson. “Sepertinya Pak Ronan sakit, apakah aku perlu membawakannya obat?” tanya Jana yang khawatir melihat wajah pucat sepupu bosnya. “Mungkin. Saat masuk tadi, dia bilang dia masih mabuk sisa semalam,” jawab Ali yang berpikir kalau mungkin dialah penyebab Ronan muntah. Sudah pasti Ronan menuntut penjelasan dari Jackson untuk apa yang tadi pria itu lihat, dan melihat reaksi Jackson yang biasa saja saat kepergok tadi, dia rasa Jackson menjawab jujur saat Ronan bertanya hubungan mereka. Masalahnya, mungkin Ronan tidak terbiasa dengan kaum sesama. “Hm, kurasa lebih baik aku membawakan obat mual dan obat sakit

