Ali cemberut saat melihat Jackson yang kembali berada di depan pintu apartemennya di jam delapan pagi. Sekali lagi pria itu langsung masuk tanpa ijin dan kali ini pria itu hanya berjalan ke dapur, lalu duduk di kursi makan. “Kau membuat nasi goreng lagi?” tanya Jackson yang melihat isi piring Ali yang sudah dimakan sebagian. “Iya,” jawab Ali sambil berjalan ke arah kompor untuk mengambilkan Jackson nasi goreng yang memang sudah dia siapkan tapi masih di dalam kuali. Maksudnya agar dia bisa memanaskan lagi saat bosnya datang. Kan dia tidak tahu jam berapa si bos bakal nongol di tempatnya dan dia tidak berniat bertanya juga. Dia mendengar suara denting sendok dengan piring saat sedang menyendokkan nasi goreng milik Jackson ke dalam piring. “Mengapa kau makan milikku?” tanya Ali kesal sa

