21. Kebenaran

1667 Words

Sudah berjam jam Rangga gelisah menunggu Kasih yang pergi tanpa meminta izin. Berulang kali Rangga melakukan panggilan, tapi tidak di gubris sama sekali. Sampai akhirnya dia mendengar suara pagar rumah yang dibuka, pertanda Kasih sudah pulang.  Saat hendak membuka pintu, Rangga menghentikan gerakan tangannya pada gagang pintu. Samar samar dia mendengarkan percakapan antara Kasih dan seseorang dengan suara yang begitu dia kenal, dia adalah Bayu.  Awalnya, Rangga ingin mengurungkan niatnya untuk membuka pintu dan membiarkan urusan apapun yang sedang terjadi antara Bayu dan adiknya. Mungkin hanya pertengkaran sepele mereka seperti biasa, batinnya. Pasalnya Kasih dan Bayu terlalu sering meributkan hal hal sepele dan kadang membuat Rangga tak mau ikut campur dalam pertengkaran konyol mereka.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD