-°| Fight

1724 Words

Di ujung koridor, Aldan membunyikan buku-buku jarinya, dengan cermat sambil menyelamatkan seseorang. Langkah Aldan kian dipercepat. Saat sudah berada di hadapan orang yang sedari tadi di awasi oleh Aldan, Aldan langsung menyerbu dengan cepat. Tinjunya menghantam rahang orang tersebut. Orang tersebut terhuyung ke belakang memegangi memegang. Semua rasa bingung dan sakit bertubrukan di benak orang itu. Orang itu mengangkat kedua lengannya untuk memblok pukulan berikutnya. Rahangnya berdenyut luka dan orang itu melihat kaki Aldan yang bergerak. Orang itu berusaha mengelak dari tendangan Aldan, tetapi kaki Aldan tentang tulang rusuk orang itu. Keras. Seakan-akan seluruh sisi kanan tubuh orang baru bertemu sengatan listrik watt tinggi. "Penghianat!" kata Aldan. Kepalan tangan Aldan mengh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD