Bibir kamu kenapa?" tanya Aldan yang duduk disebelah Keira. Tangan Aldan merebut tisu yang ada di genggaman Vera. Mengusap darah yang terus keluar dari bibir Keira. Keira diam. Sedikit kaget. Dan sedikit deg-degan. Pikirannya memutar ulang perkataan Darren yang bilang, kalau hidung Aldan patah dan di bawa ke rumah sakit. Aldan yang merasa diacuhkan segera menolehkan kepalanya ke arah Vera dan Manda. "Bibir Keira kenapa?" tanya Aldan dengan nada dingin. Manda diam. Matanya terus mengamati wajah Aldan. Ganteng Cool Perfect [begitu pikir Manda] "Kepentok meja." jawab Vera jujur. Aldan kembali menatap Keira. Tangannya mengusap secara perlahan bibir keira yang mengeluarkan darah. "Kalau ngantuk ke UKS aja, jangan tidur bertopang dagu diatas meja!" kata Aldan. Vera menatap Ald

