Sudah beberapa hari Mona dan Arsen disibukkan dengan pekerjaan kantor yang cukup melelahkan. Kini waktunya mereka beristirahat sejenak. Kedekatan mereka berdua pun telah diketahui oleh para karyawan yang lainnya. Ada yang mendukung, tapi banyak juga yang mencibir di belakang. Namun, Arsen tak memedulikannya. Baginya, hanya Mona lah satu-satunya gadis yang dapat mencuri perhatiannya. "Wah, Mon. Nggak nyangka deh kalau hubungan kamu sama Pak Arsen sudah sedeket itu," papar Kila saat mereka tengah makan siang bersama. "Iya. Bener. Gue juga ikut seneng, Mon. Awalnya sih gue udah punya firasat ya kalau elu sama Pak Arsen tuh pasti bakal jadian," timpal Satria dengan senyuman lebar. "Firasat katanya," ejek Kila. Mona hanya tersenyum kaku. Saat ini mereka bertiga tengah menjadi pusat perhati

