Perhatian Arsen [Bagian 2]

1020 Words

"Ih. Kok gitu? Mas Arsen yang aneh-aneh," sungut Mona. "Aku nggak aneh-aneh. Kemarin kan sudah aku ceritain alesannya." Kedua alis Mona bertaut. "Terserah lah. Mas Arsen memang me.sum. Pasti Mas sebenarnya sengaja sembunyi di sana biar bisa ngintip cewek-cewek, kan?" tuduh gadis itu. "Mana ada. Aku tuh cuma ngintip kamu doang. Nggak ada lagi. Atau jangan-jangan kamu cemburu, ya?" goda sang CEO sembari menaik turunkan kedua alisnya. Wajah Mona semakin merah karena demam dan malu. Gadis itu pun hanya menghela napas. Tak sanggup lagi mendebat sang atasan. "Maaf. Aku salah. Tapi itu beneran nggak sengaja, Sayang. Lagian aku mau tanggung jawab. Aku akan segera nikahin kamu," ujar Arsen dengan tatapan mata serius. "Ya udah. Sekarang kamu istirahat aja. Aku udah pesenin makanan. Nanti dimak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD