Perhatian Arsen

1028 Words

Wulan sudah kembali dengan membawakan kompres dan obat yang diperlukan. Gadis itu segera menyerahkan benda-benda tersebut pada Arsen. "Mona kayanya punya termometer deh. Bentar saya ambilkan," ucapnya setelah menyerahkan benda yang dipesan Arsen. "Ya. Makasih, ya," tutur Arsen sopan. Pria itu menempelkan tangannya lagi untuk memeriksa suhu gadis yang masih belum membuka kedua matanya. Arsen meletakkan tangannya pada dahi, lalu leher Mona yang terasa panas. "Ini, Pak." Wulan menyodorkan sebuah termometer badan. Arsen segera menerimanya setelah mengucapkan terima kasih lagi. Pria itu kemudian diam sejenak. Dia melirik ke arah Wulan yang diam duduk di sebelahnya. Lalu tanpa ragu, dirinya membuka perlahan dua kancing baju Mona untuk menempelkan termometer pada ketiak gadis itu. Wulan mem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD