Pipi

1038 Words

"Sudah," jawab Mona gugup karena ditatap terus oleh pacarnya. Arsen menatap Mona dari atas ke bawah. Gadis itu kini mengenakan setelan kaos lengan pendek berwarna ungu muda. Kemudian dipadankan dengan celana jeans panjang dan tidak terlalu ketat. Rambutnya yang masih tergelung tampak berantakan. Namun tetap saja cantik di mata Arsen. Gadis itu pun berjalan untuk merias diri. Saat melewati Arsen, aroma bunga segar dari sabun yang ia pakai menguar dan terhirup oleh indera penciuman pria itu. Arsen bergerak pelan. Mona pun kembali mendengarkan isi pikiran sang CEO me.sum itu. 'Sungguh harum yang manis. Pacarku ini memang sangat cantik dan manis. Beruntung aku sudah menjadi pacarnya. Tinggal menjadikannya milikku seutuhnya!' tegas Arsen dalam hati. Mona tersenyum tipis saat mendengar tekad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD