Kila khawatir dengan perasaan Mona. Wanita itu pun menepuk bahu temannya. "Mona. Kamu nggak papa?" tanya Kila. "Nggak papa, Mbak," jawab Mona. Satria menatap tajam ke arah para wanita yang bergosip. "Ck. Mereka seenaknya aja ngegosipin orang. Nggak tahu apa kalau Mona itu kerjanya bagus," ujarnya ikut kesal. Mona merasa bersyukur mendapatkan dua orang teman yang baik di kantor tersebut. Bahkan isi hati mereka pun jauh dari rasa iri dan dengki. "Makasih. Kalian berdua memang senior yang baik," ucap Mona sembari tersenyum manis. "Santai aja lah, Mona. Kita tahu kok. Meski elu itu udah kenal lama sama Pak Arsen, tapi nggak mungkin kalau Pak Arsen ngangkat lu jadi sekretaris tanpa lihat kemampuan lu sendiri." Satria memaparkan pendapatnya. "Iya, benar. Apa lagi kemarin pas ikut proyek de

