Geraman semakin mendekat, dari balik semak yang gelap terlihat sepasang mata yang berkilau kemerahan. Sandrina dan dua prajuritnya menodongkan senjataa, manakala sosok yang sedang mereka takuti itu keluar mereka semua tersentak. ternyata itu adalah ahool yang tersisa. Kelelawar raksasa bertaring tajam itu terlihat lemah. Meski begitu mereka semua tidak terkecoh dan tetap waspada. Ahool terlihat lemah dengan luka di sana sini, rupanya ini adalah salah satu yang kalah dalam pertempuran dan melarikan diri. "Alvian sekarang tugasmu untuk menyelesaikan dia," tukas Sandrina, tidak menunggu lama lagi lelaki berambut ikal itu segera mengambil sebuah anak panah dan menarik busurnya. Tanpa belas kasihan melesatlah anak panah tersebut tepat di jantung makhluk itu. Chandra merasa tidak hanya sat

