Perjalanan Belum Usai

1005 Words

Dua orang prajurit itu malah bengong, perintah sandrina rupanya tidak cukup jelas untuk mereka. Perempuan bertubuh jangkung itu berdecak kesal, lemot apa gimana sih? Mungkin para prajurit itu sudah terlalu lelah sampai tidak bisa mengartikan Apa yang diperintahkan oleh sandrina. "Kalian mengerti nggak sih?" "Justru karena kami mengerti kami diam. Bayangkan saja jika kami membawa peralatan ke sini berbagai macam yang dibutuhkan untuk membuat alat menggali apa tidak menarik perhatian?" Prajurit itu, tempat ini dirahasiakan tidak boleh ada yang tahu, salah-salah usaha mereka akan sia-sia karena tidak akan mendapatkan apa yang terkubur di dalam sana. "Terus ini bagaimana mau sampai kapan kita menjadi dengan cara manual?" tanya Alana. "Terus mau bikin alat juga gimana kita nggak ada pen

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD