Melihat bangunan yang familier mengantarkan sebuah kelegaan yang dirasakan olah Alvian. Gudang s*****a, prajurit yang berjaga di sana pun terlihat begitu terkejut ketika melihat kedatangan empat orang, dua di antaranya The Rescue dan juga prajurit. Alvian ambruk di depan pintu besar gudang. Perjalanan yang membawanya sampai kembali ke sini benar-benar menjadi sebuah siksaan yang luar biasa. Kakinya terasa sangat sakit dipaksa berjalan tergesa di medan yang tidak biasa. “Minum dulu,” ujar Wira. Diterimanya air putih, tanpa ragu lelaki itu segera meneguknya perlahan membiarkan sejuknya air melewati tenggorokannya menghilangkan dahaga yang sudah dirasakan sejak tadi. Ingin rasanya membasuh seluruh tubuhnya dan kemudian tidur di pondok prajurit, tetapi dia segera sadar bahwa tujuannya buka

