Usai menemani sang papa mengobrol dan laki-laki paruh baya tersebut sudah menyatakan mengantuk, Louis pun langsung menuju kamarnya untuk beristirahat. Walau cahaya temaram menyambutnya saat membuka pintu kamar, tapi Louis dapat melihat Sherly yang tidur meringkuk seperti bayi di atas ranjang. Matanya menyipit saat melihat pakaian tidur yang dikenakan oleh Sherly, mengingat perempuan tersebut hanya menutup tubuhnya sebatas paha dengan selimut. Untuk memastikan penglihatannya, Louis pun bergegas menghampiri ranjang. “Sejak kapan kau menjadikan kemejaku sebagai pakaian tidur?” Louis bertanya seorang diri setelah berdiri di sisi ranjang yang ditempati oleh Sherly. “Apakah hal ini menjadi kebiasaan barumu karena sedang hamil?” tanyanya kembali meski mengetahui tidak akan mendapat respons. Ber

