Guncangan Yang Salah Sasaran

1558 Words

Tiara membuka mata perlahan. Punggungnya terasa pegal, lehernya kaku, dan tubuh bagian bawahnya… jangan ditanya. Ia mengerang pelan saat mencoba bangkit duduk. Tapi baru setengah tubuhnya naik dari bantal, rasa ngilu itu menyambar sampai ke paha. Tiara langsung jatuh lagi ke kasur. Sial. Rasanya seperti habis ditabrak kereta. Tapi suara langkah kaki dari arah kamar mandi membuatnya panik. Ia buru-buru menarik selimut dan berpura-pura tertidur. Ia tidak ingin Abimana tahu kalau dirinya benar-benar tidak sanggup bergerak. Pintu kamar terbuka. Langkah itu mendekat, lalu berhenti di sisi ranjang. “Tiara.” Suara berat itu terdengar dalam dan tenang. “Masih tidur?” Tiara tidak menjawab. Ia pura-pura mengubah posisi tidur, mencoba menggulingkan tubuhnya ke sisi lain. Tapi gerakan kecil itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD