Rencana Licik Yang Sempurna

1579 Words

Pagi itu, Juliana berdiri di depan cermin raksasa kamarnya, mengenakan gaun seksi yang semalam baru saja dibeli. Gaun merah marun itu membalut lekuk tubuhnya dengan sempurna, membuatnya makin percaya diri. Ia memutar tubuh pelan, mengagumi siluet yang terpampang di kaca. “Siapa pun akan bertekuk lutut di depan aku,” bisiknya pada diri sendiri, senyum licik terselip di sudut bibir. Tangannya membelai pinggang sendiri, seolah memastikan tak ada satu inci pun kekurangan. Ia tahu dirinya menarik, dan selama ini, tak pernah ada pria yang benar-benar bisa menolak pesonanya. “Aku masih nggak percaya, masa iya Abimana setangguh itu? Dari sekian banyak pria, cuma dia yang susah ditaklukkan?” Juliana menata rambut, memulas lipstik dengan penuh perhitungan. Ia masih belum lupa malam kemarin, beta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD