Wanita dari Masa Lalu

1120 Words

Melihat nama Ruby di kotak masuk, napas Adam mendadak tertahan. Kekakuan menjalar membekukan sarafnya, sementara kegelisahan merambat menyelimuti hatinya. Setelah menelan ludah, barulah ia mampu mengalahkan ketegangan. “Aku juga tidak tahu mengapa perempuan ini mengirim pesan lagi,” ucapnya datar. “Apa kau mau membacanya?” tanya Amber sembari menoleh dengan tampang ragu. Selang keheningan sesaat, Adam menggeleng dan merebut mouse. "Dia sudah tidak penting lagi." Namun, tepat ketika pria itu hendak menghapus pesan secara permanen, Amber menahan tangannya. "Tunggu, Adam ...." Sang pria seketika bergeming dan mengerjap. Ia tidak menduga bahwa sang kekasih akan menghentikan aksinya. "Ada apa, Precious?" "Menurutku, menghapus pesan tidak akan menyelesaikan masalah. Perempuan itu masih ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD