Adam dan Amber terbelalak ketika telinga mereka menangkap suara ketukan. Tidak ada lagi gerakan yang berani mereka lakukan. Napas pun mereka embuskan dengan sangat hati-hati. "Kau dengar itu?" bisik Amber seraya melirik ke arah pintu. Belum sempat Adam menjawab, suara ketukan kembali terulang. "Maaf, Nona Lim, apakah kalian sedang sibuk?" "Ada hal penting yang ingin kami sampaikan." Dalam sekejap, pasangan itu sama-sama melangkah mundur. Tanpa aba-aba, mereka beradu untuk membetulkan pakaian. "Kenapa gadis-gadis itu datang di saat seperti ini?" gerutu Adam sambil menutupi kekacauan di balik sweater besarnya. Sambil menahan tawa, Amber mengangkat pundak. "Entahlah. Kau tunggu di sini saja. Biar aku mengajak mereka bicara di luar." "Jangan lama-lama," pinta Adam dengan tampang meme

