Lengkung alis Adam otomatis mendesak dahi. Napasnya tertahan sedangkan mulutnya terkatup rapat. Bagaimana mungkin ia lupa mengubah ponselnya ke mode senyap? “Sejak kapan kau membagikan kontakmu kepada orang lain? Kenapa aku tidak pernah tahu?” tanya Amber dengan nada heran. Setelah mengerjap, sang pria bergegas membentuk lengkung kecil dengan bibirnya. “Aku juga terkejut ponselku tiba-tiba bergetar. Ini pasti salah sambung. Hanya kau dan Tuan Berg yang menyimpan kontakku,” terang Adam sebelum menolak panggilan. Sambil mengerucutkan bibir, Amber mengangguk-angguk. Sedetik kemudian, ia mengubah ekspresi kembali ramah lalu menoleh ke kanan dan kiri. "Freja, Ella, aku harus pulang sekarang. Kupercayakan kepada kalian untuk memilih foto mana yang terbaik. Aku yakin, kalian punya selera ti

