bc

LIKE XXX

book_age18+
11
FOLLOW
1K
READ
sex
dominant
goodgirl
CEO
boss
drama
sweet
virgin
mxm
love at the first sight
like
intro-logo
Blurb

Cinta, gadis polos yang memiliki bibir merah merona dan tubuh yang indah, merasa penasaran degan apa yang diceritakan oleh ke 2 temannya Nana dan Rini, hingga dia memutuskan untuk bertemu dengan seorang laki-laki yang ingin diperkenalkan oleh temannya Nana, sebut saja Rayen teman laki Nana yang menyukai Cinta. Karena rasa penasarannya yang tinggi tentang pembicaraannya dengan ke dua temannya akhirnya cinta bertemu dengan Rayen, sesuai dengan waktu janjian mereka yang sudah ditetapkan.

Rayen menatap Cinta dari kejauhan dengan d**a yang berdebar-debar kencang, karena akan bertemu dengan gadis impiannya, wanita yang ia sukai diam-diam sejak lama...

chap-preview
Free preview
LIKE XXX; PENGALAMAN PERTAMAKU
*PENGALAMAN PERTAMA Sebut saja Cinta gadis polos cantik yang memiliki bibir merah merona dan bentuk tubuh yang indah, semua laki-laki menyukainya, tapi tak ada yang berani menyatakan cinta padanya. Alasannya hanya karena Cinta tidak peka dengan perasaan orang lain, Cinta hanya fokus dengan pertemanannya tak perna memikirkan laki-laki atau niatan untuk pacaran. Sempat ada yang menyatakan perasaan padanya, dengan polongnya dia mengatakan " Maaf aku gak suka laki-laki.! yang pada akhirnya membuat teman-teman nya salah paham, mengira Cinta penyuka sesama jenis. Bisa dibilang Masa SMA nya tak ada kisa percintaan, hanya pertemanan. Salah satu temannya Nana berkata padanya, "Cin, coba deh lu pacaran sekali-kali, lu emangnya pengen terus-terusan dikatain jeruk makan jeruk?" sambil menepuk bahu cinta dengan pelan. "Ya gak lah, aku masih normal lah, aku suka sama cowok, cuman cowoknya aja yang gak mau ngedeketin aku." saut Cinta tersipu malu menanggapi perkataan temannya. "Bukan gak ada yang mau deketin lu Cin, tapi lu nya yang kurang peka, coba deh lu buka sedikit hati lu buat cowok, terutama cara lu berpakaian diubah dikit lah. Feminim dikit lah Cinta, lu tu udah cantik, cuman gak bisa rawat diri aja." sahut salah satu temannya yang lain sebut saja Rini. Cinta hanya tersenyum geli mendengar perkataan teman-temannya. Keesokan harinya, salah satu teman mereka Nana bercerita tentang sesuatu yang membuat Rini dan Cinta bergidik geli dan aneh melihat tingkah Nana, " Cin, Rin, gue abis gituan sama cowok gue.". "Gituan? maksud lu apa Na?" sahut Rini, Cinta hanya mengangguk sembari Rini bertanya pada Nana. "Gue habis menghabiskan malam yang panjang dan membara sama cowok gue." sahut Nana penuh semangat. "Oh, maksud lu itu ya Na, gue paham." imbuh Rini. Cinta tak mengerti dengan apa yang dibicarakan kedua temannya tersebut. Nana dan Rini, hanya bisa tertawa melihat ekspresi polos dari Cinta yang kebingungan. Mereka bertiga melanjutkan pembicaraan yang sangat panas itu, hingga Cinta penasaran dengan apa yang dimaksud dengan kenyamanan, surga dunia, dan malam yang panas. "Na, Rin, gimana caranya bisa rasain itu semua, rasanya gimana?" tanyanya dengan polos kepada 2 temannya itu. Ke 2 temannya terdiam lalu menertawainya karena tampang penasarannya. "Cin, lu beneran penasaran? kalok gitu lu mau kan gue makeover dikit aja, biar lu keliatan feminim dikit aja, terus gue kenalin ke teman cowok gue yang naksir sama lu, dia anaknya baik kok tajir pula dia gak akan ninggalin lu Cin." sahut Nana atas pertanyaan Cinta. "Lah emang penampilan ku kenapa Na? terus apa hubungannya juga sama cowok yang mau dikenalin ke aku?" tanya Cinta kebingungan. "Ya, Ampun Cinta. lu tu Uda 25tahun, masa iya lu masih pakai celana kolor kek bapak-bapak, mana ada cowok yang mau dekat-dekat. Terus katanya mau rasain apa itu kenyamanan, surga dunia, dan malam yang panas, ya gak bisa lah kalok gak ada cowok. Udah ikutin aja katanya si Nana." Sahut Rini gemas dengan kepolosan Cinta. "Hump, ya udah aku ikut omongan kalian deh." sahut Cinta sambil menghela nafas panjang. Restoran XX pukul 4 sore, waktu perjanjian dan tempat bertemunya Cinta dan teman laki-laki nya Rini. Cinta sudah tiba terlebih dahulu dan duduk di kursi dekat jendela yang bisa melihat pemandangan air mancur dari dalam, dengan menggunakan mini slim dress berwarna hitam dengan belahan di paha, dan rambut panjang yang terurai dengan indah, Cinta sangat cantik dan menawan. Datang seorang laki-laki dengan perawakan tinggi, d**a bidang, stiles rapi dengan mengenakan setelan jas yang senada, serta rambut yang rapi datang mendekati Cinta, dan berkata "Cinta ya? Aku Rayen teman sekantor Nana." sambil mengulurkan tangannya. "Iya, aku Cinta." membalas uluran tangan Rayen sambil tersenyum lembut. Setelah beberapa lama berbincang-bincang karena rasa penasarannya yang tinggi, akhirnya Cinta pun bertanya pada Rayen, "Rayen, aku boleh nanya sama kamu?" "Boleh, Cinta mau tanya apa?" sahut Rayen dengan nada yang lembut dan senyuman. "Rayen tahu rasanya kehangatan, surga dunia, dan malam yang panas? kata Nana Rayen bisa kasi itu semua ke Cinta." tersenyum dengan polos ke arah Rayen. Rayen kaget, mukanya memerah sembari melihat ke sekitar, "Cinta, beneran gak tahu? Nana beneran ngomong gitu ke Cinta?" tanya Rayen pada cinta sedikit kaget, malu dan ragu. "Iya, Nana ngomong gitu, makanya Cinta ketemu sama Rayen karena pengen tahu." sahut cinta dengan polosnya. Rayen lantas berdiri dan menggenggam tangan Cinta dan mengajaknya keluar dari restoran. Diluar Rayen bertanya kembali pada Cinta dengan nada ragu-ragu, "Cinta, benar-benar ingin tahu rasanya seperti apa?" "Iya Rayen, karena Nana dan Rini bilang itu harus dilakukan dengan laki-laki gak bisa dengan perempuan", masi dengan tampang yang polos, membuat Rayen kebingungan. Spontan Rayen mengajak Cinta masuk kedalam mobilnya. Cinta kaget kenapa Rayen tiba-tiba bertingkah aneh dan melepaskan dasinya terburu-buru seperti orang kepanasan dan berkeringat. "Rayen sakit?" Tanya Cinta penuh rasa khawatir, "enggak kok" sahut Rayen singkat. "Rayen tunggu bentar ya, cinta beliin minum buat Rayen bentar." Imbuh Cinta. Saat Cinta akan membuka pintu mobil, Cinta kaget karena Rayen tiba-tiba memeluk cinta dari arah belakang dengan tubuh yang panas, cinta sangat khawatir dengan kondisi Rayen. "Rayen, Rayen gak apa-apa kan, badan Rayen panas, napas Rayen juga panas, cinta panggilan orang buat bantu ya!" Ucap Cinta tambah khawatir. "Gak usah Cinta, Rayen cuman butuh Cinta buat nemenin Rayen." Masi memeluk Cinta yang membelakanginya. "Tapi cinta gak bisa bantu Rayen apa-apa." Cinta kebingungan. "Cinta, Rayen boleh ngomong jujur sama Cinta."ucap Rayen lirih dan ragu. "Iya Rayen ngomong aja, Cinta bakalan dengerin." Masi bingung karena khawatir dengan kondisi Rayen yang tiba-tiba seperti orang sakit. "Rayen pengen peluk Cinta." "Ini kan Rayen lagi peluk Cinta." sahut Cinta. "Tapi Rayen pengen lebih dari Cinta, aku ingin sekali mencium bibirmu, mencumbu mu, dan memberimu apa yang kamu inginkan, tapi apa Cinta benar-benar tahu apa yang Cinta bicarakan di restoran tadi? Rayen takut Cinta menyesal dan benci sama Rayen, karena ini pertemuan pertama kita." Masi memeluk Cinta. Cinta berbalik ke arah Rayen, "Rayen, Cinta memang tidak tahu, dan ingin tahu, makanya Cinta ketemu sama Rayen, karena Nana bilang Rayen baik dan gak akan ninggalin Cinta, walaupun Cinta gak ngerti maksud Nana apa, tapi Cinta gak akan menyesal, karena Cinta sendiri yang mutusin untuk datang dan ketemu Rayen." Perlahan wajah Rayen mendekat ke arah Cinta, dan bibir mereka saling bertemu, cinta kaget tapi tak menolak, karena itu hal pertama baginya, Cinta terhanyut dalam ciuman Rayen, entah kenapa Cinta merasa suhu badannya menjadi panas. Rayen mulai mencium telinga dan leher Cinta. "Rayen, sepertinya Cinta juga sakit, badan Cinta panas." Dengan nafas yang patah-patah dan mata sayup. "Enggak, Cinta gak sakit, Rayen juga gak sakit, Cinta." Sambil tersenyum kearah Cinta, dan mulai mencium bibir cinta lagi dengan lembut, memainkan lidah cinta dengan lidahnya, cinta makin terangsang dan tak ingin berhenti dicium oleh Rayen. Rayen mulai meraba bagian pada Cinta dengan lembut. Cinta hanya terdiam dengan nafas yang tak beraturan karena terangsang dengan ciuman dan sentuhan tangan Rayen. Rayen mulai meraba ke dalam pakaian Cinta, dan berbisik dengan pelan dan lembut ke telinga Cinta, "Kalau Cinta gak suka, Cinta bisa suruh Rayen berhenti." "Gak, gak kok Rayen, Cinta gak apa-apa, Cinta suka, karena sama Rayen." sahutnya lirih. "Cinta, bisa panggil Ray aja kalok Cinta suka yang Rayen lakuin ke Cinta." "Ray,aaah.. " tak sadar dengan suara desahannya yang membuat Rayen makin liar, dan mencium seluruh bagian d**a Cinta. Tak sadar pakaian cinta sudah terbuka dan hanya menyisakan sehelai bra yang menutupi payudaranya dan CD yg menutupi bagian k*********a. Cinta tak bisa berkata apapun, dia hanya mengeluarkan desahan yang membuat Rayen semakin liat dan menjadi-jadi. Rayen melihat kearah cinta dan tersadar, bahwa ini kali pertama untuk Cinta. Dengan sigap dia berhenti dan menutupi badan cinta dengan jas yang dia kenakan. Iya beranjak dari parkiran menuju apartemennya yang tidak terlalu jauh dari restoran tempat mereka janjian. Sesampai di tempat parkir apartemennya, Rayen menggendong Cinta yang sudah lemas tak berdaya memasuki lift dan menuju ke lantai 11 apartemen Rayen. Sesampainya di apartemennya, Rayen meletakkan Cinta di kasurnya, dan menyelimuti Cinta dengan selimut, saat Rayen akan pergi, Cinta menarik tangan Rayen sampai Rayen terjatuh terlentang di kasur, membuat Rayen kaget, Cinta menatap Rayen tanpa sepatah kata menunduk dan mencium bibir Rayen dengan lembut tanpa henti, Rayen mulai terangsang lagi sampai mereka masuk ke titik puncak, dimana Rayen tak dapat menahan lagi hasrat birahinya yang ingin mencumbu Cinta yang polos, desahan Cinta semakin menjadi-jadi, membuat Rayen semakin dan semakin liar b******u dengan Cinta. Mereka b******u sampai pagi sampai mereka benar-benar kelelahan, yang dimana ini adalah kali pertama juga untuk Rayen.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Pernikahan Rahasia sang CEO: Menyerah pada Cinta yang Menggila

read
1.0K
bc

Tentang Cinta Kita

read
231.5K
bc

HASRAT MEMBARA KAKAK SEPUPU

read
102.6K
bc

BINAL [Menggoda Sopir Pribadiku]

read
12.7K
bc

Satu Atap Tanpa Cinta

read
28.8K
bc

Suamiku Bocah SMA

read
2.6M
bc

Keyra, Gadis Kecil Kesayangan Om Dirga

read
213.7K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook