Derris melepaskan pelukannya dari Hana ketika mendengar suara ramai dari arah bawah. Derris langsung terdiam membeku dan menatap Hana dengan wajah yang tiba-tiba memucat. "Makanya kalau aku suruh segera turun ke bawah itu kamu harusnya nurut." gerutu Hana. Hana sangat mengerti perubahan wajah Derris. Semenjak kejadian malam tahun baru, Derris tidak pernah berani untuk terlalu dekat dengan Hana, setelah sampai di depan pagar rumah Hana. Karena ibu Hana kadang selalu menghampiri Derris ketika mengantarkan Hana pulang, dan itu selalu membuatnya ketakutan. Bisa menjadi masalah besar bagi Derris, jika ibu Hana mengetahui Derris sedang bersama Hana berdua saja di kamar putri sulungnya. Keringat dingin membasahi dahi Derris. Ia terus menatap Hana seakan meminta pertolongan untuk menghindari a

