Bab 34

1421 Words

"Ibu yakin aku harus menelpon pacar kak Hana untuk datang kemari?" tanya Sena untuk ketiga kalinya pada ibu. Sabtu pagi Sena dan ibu sedang duduk di meja makan sambil menikmati sarapan roti bakar. Ibu terus meminta Sena untuk mencari tahu nomor telepon Derris pada Sera. Karena usaha ibu meminta Hana untuk mengajak Derris berkunjung ke rumah mereka di tolak mentah-mentah oleh Hana. Ibu yang mempunyai banyak akal, akhirnya mengganggu Sena dan memintanya untuk menghubungi Derris. Ibu tersenyum jahil. "Iya cepat, ibu ingin bertemu lagi dengan pacar Hana." Sena mendelik. "Selera ibu sangat aneh. Padahal sudah jelas pacar kak Hana sangat payah dan juga menyebalkan. Ibu tahu dulu dia..." Ibu langsung menutup bibir Sena dengan sebelah tangannya agar berheti berbicara. "Setidaknya dia imut. Tid

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD