Bukan Mimpi

1769 Words

Mata Viola mengerjap berkali-kali, saat ia mulai merasa lapar. Seketika ia tersenyum saat mengingat mimpi indahnya bersama Alex. Meskipun sakit, ia sangatlah senang bisa memiliki Alex secara utuh dan melepaskan rindu pada pria itu Namun, ada yang mengganjal sejak kedatangan Alex ke dalam mimpinya. Mimpi itu terasa sangat nyata, terlebih lagi saat ia membuka mata, tubuhnya terasa remuk redam dan lelah yang amat sangat. Viola juga merasakan perih di area sensitifnya ketika ingin beringsut, duduk. Susah payah Viola mencoba bangkit dari tempatnya tidur agar bisa beranjak ke dapur untuk memasak sesuatu, mengganjal perut yang kini tengah berdendang. Dan saat Viola memaksakan diri untuk bergerak, ia tersentak merasakan ada seseorang yang menarik tubuhnya, memeluk pinggangnya dengan sangat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD