"Keluarlah, Sayang. Dia sudah pergi." Dengan setengah berteriak Alex memanggil istrinya. Memberitahu jika Nuri sudah tak ada, agar Viola segera muncul. Tidak lama kemudian, Viola muncul dengan membawa nampan berisi makanan yang tadi di bawa Alex ke dalam kamar. "Kita makan di sini saja, ya, Bi." Viola meletakkan nampan di atas meja yang ada di ruang tamu. Alex mengangguk. "Baiklah," ucapnya ikut mendudukkan tubuhnya di samping Viola. "Kok cuman satu?" protes Alex lagi. Mata Viola mengerjap, "bukannya tadi kata Abi ini makanan khusus untuk aku? Dan berjanji akan menyuapi aku makan?" "Itu tadi, Sayang. Sebelum kita olahraga." Kekeh Alex. Viola bangkit, "baiklah. Abi ingin makan apa?" tanyanya sebelum berjalan menuju dapur. "Lauk sama sayur masih ada kok, Sayang. Itu saja."

