Nuri dan teman-temannya masuk ke dalam ruang rawat Viola. Dari sepuluh orang yang datang, ada Yogi yang ikut serta untuk menjenguk Viola di rumah sakit. Ia sangat khawatir dengan keadaan gadis pujaan hatinya, yang dikabarkan masuk rumah sakit. Ingat Viola tidak memiliki satupun keluarga di kota ini, semakin membuat Yogi khawatir saja. Berbeda dengan Nuri dan Yuna. Mereka berdua datang hanya untuk mengambil simpati Viola saja. Agar gadis itu menceritakan kebaikannya kepada Alex, saat pria itu kembali ke kampus nanti.. Meski di dalam hati mereka mengutuk Viola, tapi tetap saja senyuman harus terukir di bibir agar tidak ada yang curiga kepalsuan mereka. "Sepertinya Viola sedang tidur," bisik Nuri pelan. Teman yang lainnya mengangguk. "Kita bangunin apa tunggu dia bangun sendiri?" ce

