“Maugy?” gue berbalik dalam sekali kedipan mata waktu suara itu memanggil. Cowok yang kemaren lagi. Mau ngapain sih dia. “Iya, kak?” sahut gue tanpa berhenti, terus jalan menuju kelas. “Lo ada waktu nggak? Ada yang mau gue omongin, ini penting banget!” katanya yang otomatis membuat langkah gue berhenti. Gue menatapnya dengan kening mengerut. “Emang mau ngomongin apa, sih?” Tanya gue curiga. Cowok kurus itu celingukan sambil garuk-garuk kepala. “Nggak bisa disini! Kalo lo bisa, ntar kita ketemuan diluar aja, ntar tempatnya gue kasih tau, nomor Hape lo mana?” tanyanya sambil buru-buru mengeluarkan BB-nya. “Hmmm…?” gue menggigit bibir bawah. Antara ragu dan takut. Tapi, cowok ini kelihatannya serius mau ngomongin sesuatu. Kasih aja deh. Gue mengeja nomor Hp gue lalu pembicaraanpun

