“Maug, gue mau nanya!” Mario muncul dari dapur dengan telanjang d**a. Kaos hitamnya disampirkan ke bahu kiri. “Itu apaan sih hitam-hitam? Bekas kudis, ya?” Tanya Maugy sambil menunjuk-nunjuk sesuatu yang berwarna agak gelap didaerah kulit bagian leher Mario. “Najis kudisan. Ini tanda lahir!” protes Mario sebal lalu mengoleskan selai cokelat ke roti tawarnya. “Oh, kirain hihkiki.” Maugy cekikikan sambil mengunyah rotinya. “Eh, tadi guekan mau nanya!” Mario duduk dikursi seberang Maugy. Cewek itu menaikkan satu alisnya. “Apaan?” “Ada dua kucing hitam sama kucing putih dimasukkan ke dalam karung. Nah! Pertanyaannya, disebelah mana kucing hitamnya?” Maugy berpikir sebentar lalu melengos sebal, “lo ngajak gue main tebak-tebakan?” “Hahaha, jawab aja udah.” Kata Mario sambil mengusap da

