Author Pov “Yuk, masuk, Mar. Ini rumah gue…” Raisa menggamit lengan Mario dan membawanya masuk ke rumah mewah tingkat dua bergaya minimalis. Sampainya di dalam, Raisa melemparkan tas dan sepatunya ke sembarang tempat. “Lo mau minum apa?” tanya Raisa sambil menunjukkan senyum terbaiknya. Mario mengangkat bahu. “Apa aja boleh.” Jawabnya. “Oke, tunggu bentar, ya?” Raisa berjalan menuju dapur dan meninggalkan Mario duduk sendiri di ruang tamu. “Oke.” Kata Mario lalu duduk sambil melipat tangan didada. Matanya menjelajahi foto-foto yang terpajang di dinding bercat merah muda itu. Hingga saat tatapannya berhenti pada satu frame yang menimbulkan rasa penasaran dihatinya. Dia berdiri dan mendekat. “Miller?” Raisa keluar dari dapur sambil membawa nampan berisi jus apel. Dia tersenyum m

