Aku berjalan menyusuri lorong supermarket untuk berbelanja beberapa kebutuhan rumah tangga. Beberapa hari ini aku semakin menyibukkan diri agar tidak terlalu terbesit pikiran negatif tentang Aisyah. Sehingga setelah pulang kantor tadi, aku memutuskan untuk bertanya kepada asisten rumah tangga perihal bahan makanan dan minuman yang sudah habis. "Khadijah?" Terdengar suara laki-laki yang sangat familiar ditelingaku dulu. Akupun berbalik dan mataku mulai mencari arah suara tersebut. Ternyata benar dugaanku, seseorang yang dulu pernah hadir dalam hidupku berlari kecil menghampiri. "Ali?" "Iya betul. Alhamdulillah, kamu masih mengingatku Khadijah. Bagaimana kabarmu?" "Alhamdulillah seperti yang kamu lihat Ali, aku sangat baik." Aku tersenyum tipis. Bagaimana mungkin aku melupakan cinta

