8 - Flashback Rencana - 3

1625 Words

Abang Umar menarik nafas panjang, "Apa ini arti dari shalat istikharah yang telah aku lakukan ya Khadijah? Kenapa pas sekali?" "Entahlah Bang. Jujur aku juga bingung. Disatu sisi aku senang karena tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan rahim pengganti. Namun disisi lain aku juga sempat mempertanyakan kenapa harus Adik Tiriku?" Aku menunduk sedih. "Aku kan sudah bilang Khadijah, ini akan sangat menyakiti kamu. Jadi sebaiknya kita urungkan saja niat untuk mencari rahim pengganti dan kembali ke ikhtiar awal kita." Abang Umar mengambil tangan kananku dan mengelusnya perlahan. "Tapi Bang, aku sudah mantap untuk melakukan ini. Aku meminta rahim pengganti kepada kamu karena sudah memikirkannya dengan matang dan shalat istikharah." Ucapku meyakinkan. "Terlebih, Aisyah adalah perempuan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD