EPISODE 48

862 Words

reyhan pov Reyhan sudah bergegas ingin pergi ke kantornya, dengan pakaian yang sudah rapi, serly merapikan dasi suaminya itu. “nah, sekarang sudah pas sayang, kamu terlihat sangat tampan” ujar serly “jangan tampan-tampan nanti ada yang naksir lagi gimana?” reyhan menggoda serly , membuat wajah serly tiba-tiba berubah, dia diam, kemudian duduk di meja hiasnya. “sayang jangan marah, Cuma bercanda kok, gitu aja marah” reyhan mencoba memujuk “Cuma kamu satu di hatiku” reyhan mencium pipi serly, sehingga pipi itu tiba-tiba saja memerah. “jangan bicara seperti itu lagi, aku gak suka” ucap serly kesal “ia, ia, janji, ya udah aku pergi dulu ya sayang” “ia, hati-hati, “ Reyhan pun pergi, sesampainya di kantor. Reyhan sudah di tunggu oleh salma yang sudah bertolak pinggang di dalam ruanga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD