"bertahanlah sayang" ucap Handoko, mereka langsung menuju ke rumah sakit dengan Brian yang mengendarai mobilnya. Brian Bingung dia bimbang dan ikutan sedih dengan apa yang terjadi dengan Lona, bagaimana pun juga Lona pernah ada dihatinya dan selalu membuatnya senang beberapa tahun belakangan ini. Dia menyesal dan merasa bersalah sampai Lona melakukan hal yang berbahaya seperti ini, orang yang pantas di salahkan adalah dia. Selama ini dia membuat banyak hati terluka karena kebimbangan yang di milikinya, dia belum tau siapa orang yang benar benar di cintai dan diinginkannya hingga membuat hati wanita yang tak bersalah ikutan menanggung rasa sakit itu. "Cepetan Brian" perintah Handoko karena denyut nadi Lona semakin melemah. Disaat seperti ini, Amera bingung. Sungguh dia tidak

