Bab 19

1384 Words

"Vano, beneran kita langsung ke sana?" Tanya Zella. Sekarang mereka masih ada di pelataran kampus mereka, sengaja Vano menghampiri Zella agar mereka bisa langsung menuju ke dokter setelah pulang kampung. "Iya dong, aku udah ga sabar" ucap Vano dengan sumringah. Zella masih ragu, tapi melihat Vano yang bersemangat seperti ini membuatnya ikutan yakin dengan apa yang akan dilakukannya sekarang. Entah kenapa dia bersyukur, setidaknya di Jepang orangnya sangat cuek dan sangat menghormati privasi orang lain. Kalau dia di Indonesia pasti banyak orang yang akan menggunjingkan nya. Apalagi dia hamil tanpa ada suami pasti keluarganya sangat malu dengan apa yang dialaminya sekarang. "Gapapa Zella, ayo" akhirnya mereka berjalan bersama menuju ke dokter kandungan. "Makasih Van" ucap Zella k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD