Cemburu

2682 Words

Penciptaan yang berasal dari Allah, sudah pasti yang paling sempurna. Tak ada satu pun makhluk di dunia yang mampu menandingi ciptaan-Nya. Begitu pula kedua mata yang Allah berikan pada setiap manusia. Mata yang bisa mengetahui apa yang ada di sekitarnya, walaupun tidak dalam kondisi melirik ataupun menoleh.  Seperti mata Fania yang saat ini alhamdulillah masih dapat melihat dengan jelas, Fania merasa ada sepasang mata yang memperhatikannya sejak tadi. Mata Fania bergeser ke arah depan dengan gerakan cepat. Ia memicing. Tapi di meja depan itu tak ada siapapun selain Farel. Si manusia kutub yang nyatanya saat Fania lihat sedang sibuk memainkan ponsel. Tidak mungkin kalau Farel memperhatikannya. Sangat-sangat tidak mungkin! Dengan raut wajah bingung akhirnya Fania kembali menghadap ke depa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD