Sisi gelap

1018 Words
Menikah adalah perbuatan yang keji!! bagaimana tidak, dua orang bersatu karena api asmara dan cinta. kemudian terpisah karena pengkhianatan, ketamakan dan ego yang tinggi. Percikan itu bisa hilang dalam sekejap. Dua sejoli bisa saling menghancurkan tidak menyisakan kenangan indah, yang ada hanya dendam. Cecile bersumpah tidak akan menikah. Bertolak belakang dengan pikirannya yang dulu. Sekolah, manamatkan kuliah, mengejar karir, menikah kemudian hidup bahagia dengan keluarga kecilnya. ***** Pesta perpisahan sekolah yang diadakan malam itu terkesan sangat megah, sekolah internasional tersebut memang terkenal dengan kemewahannya.Cecile menggunakan gaun yang di buat dari bahan silk berwarna nude dengan potongan rendah di bagian d**a, dan permanis dengan detail brokat berwarna gold menambah kecantikan di kulitnya yang berwarna eksotis. Dia menjadi pusat perhatian malam itu." kamu terlihat cantik sekali malam ini, aku jadi cemburu " Tom menggoda Cecile." atas dasar apa kamu cemburu?" ujar Cecile" Semua mata pria tertuju padamu" Di bawah sorotan lampu Cecile memang terlihat fantastis. Siluet tubuhnya membuat semua mata terpancing kagum dan iri. Tidak mudah mendapatkan Cecile tentu saja selain banyak pesaing Cecile tipe orang yang tidak mudah jatuh cinta. Dengan kegigihan Tom akhirnya berhasil melunakan Cecile dan memenangkan hatinya. ***** Cecile memiliki segudang bakat, di bidang akademis maupun bidang lainnya. bukan hal yang sulit jika ia mampu di sekolah internasional dengan full beasiswa."kamu yakin mau mendaftar di sekolah itu? " kesekian kalinya bunda bertanya" Yakin bun" jawab Cecile dengan mata fokus tertuju di depan buku" disana sekolah mahal nak, Ayah pun tidak sanggup membiayaimu nak. teman teman nanti pasti dari kalangan orang berada. Bunda takut kamu..." omongan Bunda di putus oleh Cecile" Bunda.." sambil memeluk" percayakan semua kepadaku, akan aku buktikan semua ke ayah dan bunda".Itulah Cecile, apa yang dia mau akan dia dapatkan. ***** " Kemari dekat denganku, aku tahu ini pertama kali bagimu, perlahan saja ya" Tom terlihat santai sambil berbaring di kamar hotel yang mewah.Cecile berdiri di ujung tempat tidur, perlahan ia menghampiri Tom.Tom membelai rambut Cecile, mengecup leher Cecile dengan lembut kemudian melumat bibir Cecile dengan penuh gairah.Tangannya merambah kebagian d**a Cecile yang sempurna. Bulat dan padat! " Tom, Aahhh aku takut ". Takut tapi menikmati, itu yang di rasakan Cecile." Sayang, tidak ada yang perlu kau takutkan" suara Tom terhalang karena bibirnya sibuk menikmati p******a Cecile.Cecile merasakan G stringnya sedikit ada cairan.Bibir Tom sibuk mengulum p******a Cecile,tangannya perlahan menuju ke bagian miss V yang ternyata sudah basah sedari tadi. memainkannya dengan jari secara lembut. " Tunggu Tom!! kau.. kau.. arrgghh, kau harus berjanji dulu". Suara Cecile sedikit terbata bata." Janji apa sayang". Tom melepaskan tangannya dan mengadah ke atas. " Janji tidak akan meninggalkanku"" Aku berjanji ". " Kamu sangat sexy sayang,sungguh". Tom menatap Cecile yang sudah telanjang bulat.Menjilati Cecile layaknya ice cream coklat yang manis, bermain main di p******a yang bulat dan padat sembari tangannya bermain di miss V yang basah." Sempit sekali sayang,aku suka aaargghh aarrghh..i'm coming baby" Tom mengerang sedangkan Cecile merasa sakit di awal kemudian ia merasakan sensasi aneh yang menggelikan seperti ada sesuatu yang akan keluar dari miss V nya. Mereka berbaring menatap langit kamar hotel. Puas dan lelah bercampur menjadi satu. Cecile meyakinkan diri nya bahwa hanya Tom satu satunya pria yang akan bercinta dengannya. " Tom sudah ku serahkan semuanya kepada mu, Berjanjilah akan menjaga ku dan selalu bersama sampai kita tua nanti" Cecile merapatkan tubuhnya ke Tom. " Tidak akan ada yang dapat memisahkan kita sayang, aku berjanji." Entah harus menangis atau merasa puas, yang pasti sensasi tadi tidak bisa Cecile lupakan. sepertinya ia menyukainya. ***** " kenapa lama sekali? besok aku sidang dan kita akan makan malam dengan keluargaku, kamu tau kan beberapa bulan ini aku sibuk menyiapkan skripsi." sambil bermuka masam Cecile membukakan pintu kostnya." ya ampun sayang, ternyata seminggu 4x tidak cukup ya buatmu?". Tom tersenyum sambil melepaskan bajunya. Bagi mereka bercinta merupakan kegiatan rutin yang harus di lakukan, selain menjaga ikatan satu sama lain menurut Cecile itu merupakan doping. Seks dapat membantunya melepaskan penat, bukan kah semua orang begitu? "tapi apakah benar yang di katakan Tom, sekarang aku yang menjadi maniak seks?kenapa aku menjadi ketagihan? Ini semua gara gara Tom. Dia yang memperkenalkan nikmatnya seks! kesucianku habis di rengkuhnya pada saat prom night, tapi aku tidak menyesalinya. Justru ini sebagai endorphine bagiku." ia tidak memikirkannya lebih lanjut, tujuan nya saat ini lulus dengan predikat cumlaude dan menjadi wanita sukses. Ambisius! ***** Pergelangan tangannya berlumuran darah, padahal ia masih mengenakan kebaya wisudanya yang berwarna pink. Ayah mencoba mendobrak pintu kamar Cecile sekuat tenaga. Bunda menangis sejadi jadinya melihat anak sulungnya seperti sudah tidak bernyawa. " Kak bangun kak!! " Clara menjerit di samping telinga Cecile. Tubuh mungilnya terus menyadarkan Cecile. Hanya ayah yang berpikir lebih rasional, menggendong Cecile untuk segera di bawa ke rumah sakit. Sungguh malam yang kelam, Bagaimana tidak, hari ini harusnya menjadi malam yang paling membanggakan tapi malah menjadi malam pertaruhan nyawa. " Apakah aku sudah mati??" Cecile membuka matanya perlahan, mencoba mencari tahu apa yang ada di depannya, kepalanya masih terasa sangat berat. samar.... kemudian jelas terlihat Ayah,Bunda dan Clara. " Nak akhirnya kamu siuman, kami pikir kami akan kehilangan mu". Bunda menangis sambil memeluk Cecile di susul dengan isak tangis Clara di pojok ruangan. " Maafkan aku bun,aku.." Cecile tidak mampu meneruskan kalimatnya, tenggorokannya terasa tercekat. Emosi dan sedih berbaur menjadi satu. " Sshh.. tidak perlu di bahas nak, lupakan. segeralah pulih dan kembali ke rumah". Ayah, penyejuk keluarga selalu bijak dalam menghadapi masalah. " Sial, sungguh merugi melukai diriku sendiri. Apabila aku gagal mati maka kau yang harus mati Tom". Cecile bersumpah tidak akan membuat hidup Tom tenang. ***** Karir Cecile sungguh meroket dengan pesat, kepiawaiannya dalam bekerja dan berkomunikasi membuat dirinya sukses. di usianya yang hampir 35 tahun ia sudah memiliki segalanya, beberapa perusahaan, property, koleksi mobil, dan barang barang mewah lainnya. Cecile terkenal sebagai Taipan wanita yang tangguh. Banyak pebisnis lain menganggap bahwa Cecile bukan lah pesaing yang ringan. Tak sedikit orang yang membencinya bahkan banyak yang ingin mencelakainya. Cecile tidak mudah percaya kepada siapapun, dia hanya mempercayai dua saja orang dalam hidupnya. Banyak pria yang ingin meminangnya tak sedikit pula yang takut mendekatinya karena Cecile mempunyai sikap layaknya gunung es. Dingin dan keras.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD