Ia mengepal kedua tangannya yang siap meledakan amarahnya. Wajahnya sudah memerah, mungkin kali Kaysya bisa selamat dari Agatha. Tapi.. tidak untuk Abby, pria ini justru tak menerima begitu saja. Tak perduli apa yang mereka pikirkan, ia menghampiri mereka semua. BRAK..!!! Suara tamparan menghantam wajah Kaysya. Semua orang terkejut menatap kemarahan Abby. "Brensek..!!! Beraninya kau menyakiti Agatha." Umpat Abby menatap tajam Kaysya. "Abby.." Bentak Agatha, wanita itu tak percaya dengan sikap Abby. Rahang Abby mengeras. "KAU MEMBELA WANITA YANG HAMPIR SAJA MENABRAKMU. APA KAU PUNYA OTAK AGATHA." Suara Abby mengeras. "Maafin aku Abby. Aku khilaf, Aku dibutakan oleh cinta." Lirih Kaysya dengan air mata membasahi pipinya. "MAAF KATAMU. BARU SAJA KAU INGIN MEMBUNUH CALON ISTRIKU. KAU

