Pertemuan

1129 Words

Pagi hari di Kota Paris, embun pagi masih menyelimuti sekitar kota. Vano terbangun dan langsung membersihkan tubuhnya. Setelah itu Vano langsung keluar dari kamar. Terlihat seorang gadis sedang sibuk menyiapkan sarapan pagi di dapur, siapa lagi kalau bukan Clarysha. Gadis imut itu sangat gesit dalam memasak dan juga masakannya begitu lezat. Dari kejauhan pria itu hanya bisa jadi penonton tanpa mau untuk mendekat. Karena memang Vano tidak mau terlalu dekat dengan sang adik ipar. Vano duduk di sofa sambil sesekali mencuri pandang kearah Clarysha. Timbul rasa kagum kepada adik iparnya tersebut, karena begitu rajin memasak. Clarysha seperti itu mengingatkan dia kepada sang mommy yang begitu rajin memasak setiap hari untuk dia dan untuk adik-adiknya. “Gadis itu kelak akan sangat di sayan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD