24. Bayu Sakit

1391 Words

Bayu Aksara Rasanya ingin mengumpat pada delay ini. Harusnya jam sepuluh pagi aku sudah ada di Jakarta sehingga bisa mendampingi Ibu yang sedang ada jadwal periksa pagi ini. Ditambah lagi staminaku yang mendadak lemah sesampainya di Jakarta. Rasanya ingin mengutuk diri sendiri yang tidak bisa menjaga kondisi kesehatan belakangan ini, karena pekerjaan yang sedang bersamaan menguji kompetensiku. Dan hasil kerja kerasku terbayar lunas sampai tuntas dengan kondisi tubuh yang tidak siap menghadapi musim pancaroba seperti ini, aku langsung terkena gejala radang tenggorokan. Baru saja aku menyandarkan kepala di sandaran jok taksi yang akan mengantarku dari bandara ke apartemen, terdengar dering handphone dari dalam ranselku. “Bayu,” suara yang sangat aku kenal membuat mataku terbuka sepenuh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD