28. Bertemu dengan Trauma Masa Lalu

1731 Words

Candralekha Aku tengah berjalan di salah satu lantai di sebuah pusat perbelanjaan yang terletak di Sudirman Central Business District, Jakarta Selatan. Sebenarnya aku ke sini bersama Syfo. Tapi kali ini tujuan kami berbeda. Jadilah kami berpisah demi menghemat waktu masing-masing supaya tetap bisa makan bersama. “Lekha!” Aku refleks menoleh dan terkejut mendapati seorang pria paruh baya yang sangat kukenal berjalan menghampiri dengan senyum yang selalu membuatku muntah setiap teringat senyum itu. “Lekha… Papa kangen banget sama kamu. Papa akhir-akhir ini sibuk. Jadi nggak sempat menemui kamu,” ujarnya sambil berusaha memelukku. Aku buru-buru mundur dari hadapan pria itu dan menepis tangannya yang masih saja berusaha untuk menyentuhku. “Ngapain, sih?” ucapku tak terima dengan sika

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD