Dalam Waktu Lama

1025 Words

Aree: Dalam Waktu Lama "Kalau lo murung, gue jadi bingung." "Bingung kenapa?" "Bingung gimana caranya bikin lo cerewet lagi!" Obrolan unfaedah antara Madu dan Wangga membuat gue otomatis mendengus. Nggak ada orang yang lebih perhatian dari Madu ke Wangga. Gue nggak mengerti kenapa Wangga bisa menarik perhatian orang-orang dewasa di sekitarnya. Kayak sekali melihat aja, orang tersebut bisa luluh. Pertama kalinya Wangga gue bawa pulang ke rumah Mama dan Papa, gue pikir, mereka nggak akan pernah mau menerima Wangga sebagai cucu mereka. Ya, kalian tahu alasan gue bilang ini. Wangga, anak hasil di luar pernikahan. Dia hadir karena kesalahan yang gue dan Ramel buat ketika masih sekolah dulu. Mama dan Papa diam, begitu pun dengan Douvan. Bocah berbadan bongsor itu memandangi Wangga de

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD