19. Hanya sebuket bunga mawar

1772 Words

Di sebuah Cafe Victor, Melodi dan orang - orangnya tengah menikmati makan malam disana. Ya, ini sudah jam makan malam sebelum pulang ke penginapan mereka, mereka ingin terlebih dahulu mengisi perut mereka sebelum pulang. Kebahagiaan Victor adalah, pria itu bisa selalu berada dekat dengan gadis yang sangat ia cintai. Meskipun dirinya harus mencintai dalam diam, itu tidak akan jadi masalah bagi sosok Victor sendiri. "Vic. Bagaimana menurut dirimu tentang kecelakaan yang terjadi pada kakakku. Apa menurutmu itu murni atau memang disengajakan oleh seseorang?" Tanya Melodi saat dirinya meminta pendapat dari lekaki itu. Gadis itu menatap wajah tampan Victor yang tengah berada di hadapannya. Iris mata biru pudar Victor menatap iris biru sebiru lautan milik majikannya itu. Keduanya seakan - aka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD