*** Sarapan pagi ini sepi. Tidak ada obrolan, semua orang di meja makan hanya fokus dengan makanan masing-masing, sampai akhirnya Shireen yang sejak tadi menekuk wajah, buka suara. "Mau ke mana kamu hari ini?" "Mama nanya aku?" tanya Bayanaka—membuat Shireen menatapnya sebal. "Menurut kamu?" tanyanya kemudian. "Ya iyalah, sama siapa lagi emangnya?" "Barangkali ke Papa," jawab Bayanaka. "Di meja makan enggak cuman aku doang." "Mama enggak penasaran sama kegiatan Papa kamu, karena dia enggak pernah macam-macam," jawab Shireen. "Beda sama kamu yang hobinya deketin istri orang." Lucas menghela napas pelan. "Masih pagi ini, Shireen. Jangan mulai dulu." Shireen sebal dua kali lipat. Setelah semalam Bayabaka mengabaikan omelannya, dia kembali dibuat keki usai Fajar yang sengaja dihubungi

