"Genta, tunggu!" Kale berteriak, dia buru-buru mengunyah makanan di mulutnya dan segera meneguk s**u di hadapannya. Tidak lupa pula, Kale berpamitan pada Pak Binar dan Bu Lili yang belum menyelesaikan sarapan mereka. Dia sangat terburu-buru, tidak seperti biasanya. "Kale berangkat dulu, Pah, Mah," ucapnya kemudian. Kale langsung berlari menghampiri Genta yang terlebih dahulu melangkah darinya. Dia pikir Genta masih lama lagi, tapi dia malah cepat perginya. Kale kelabakan karena Genta tadi sudah berpamitan ketika sarapannya belum habis. "Genta! Tunggu sebentar!" teriak Kale lagi. Dia cukup kesal dengan Genta yang tak peduli sama sekali dan justru tetap melangkah meskipun Kale berteriak berulangkali. Kale semakin kelimpungan saat sepatunya belum ditali sebagaimana mestinya. Dia berlari

