Rencana Penjebakan

1030 Words

"Apa?? Jamuan makan-makan??" Rinda memicingkan matanya pada laki-laki yang kini berada di hadapannya, bersandar pada pilar bangunan dengan tangan yang bersedekap di d**a. "Iya, semoga kau mau datang." Nathan berucap sambil tersenyum, penuh misterius. Matanya melirik ke samping pada keberadaan Arga yang kini tengah berjalan dari lapangan parkir menuju gedung kampus. 'Hari ini loe gak bakalan lolos lagi, Ga. Sekalipun loe gak lewatin lagi jalan yang biasa seperti kemarin, tapi mudah aja bagi gua. Tinggal gua ikutin loe sesuka gua. Oke siasat ini gua ubah. Dan saat ada kesempatan, loe abis di tangan gua. Hari ini gua gak mungkin gagal, tinggal Rinda yang bakal gua eksekusi besok.' Deg! Rinda mengulas senyum lebar. Menatap Nathan dengan wajah berseri. "Iya boleh. Aku terima tawaran dari k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD