Menjelang saat-saat kuliah selesai adalah hal yang paling mendebarkan bagi Rinda. Tepat pukul dua lewat, kakinya melangkah keluar gedung bersamaan dengan ratusan mahasiswa dan mahasiswi yang lain. Gadis itu berdiri di sisi lapangan dengan perasaan tak menentu. Apa yang akan dilakukan Arga sangat berisiko, dan laki-laki itu memilih untuk melakukan hal tersebut. Kini pandangannya teralih pada Beni yang berada di luar gerbang, laki-laki itu berdiri tegak dengan memasukkan kedua tangannya ke dalam saku Levis miliknya. Rinda tahu, laki-laki itu sedang menunggu Arga dan kali ini pasti akan memastikan bahwa Arga akan menuju jalan yang ditargetkan oleh Nathan CS. Gadis itu menggigit bibirnya, lima menit kemudian pertolongan baru datang. Apa itu tidak terlalu lama? Bagaimana kalau di saat baru dat

