BAB 120

1650 Words

“Kak Alex, aku akan mencintai kamu.” Alex mendengar itu, dan ia yakin ia tidak delusional. Kalimat yang ke luar dari bibir Cassie terasa lebih membahagiakan dan menenangkan dibanding saat hakim memutuskan bahwa Alex memenangkan sebuah kasus. Juga lebih membahagiakan dari mendapat klien yang bisa diajak bekerja sama. Alex tidak bisa menjelaskan seberapa bahagianya ia mendengar keinginan Cassie untuk mencintainya. Memang hal itu belum terjadi, namun setidaknya Cassie membuka jalan untuk berada di tahap itu. Cassie memberikan kesempatan untuk merasakan apa yang Alex rasakan pula kepadanya. Alex tidak akan egois. Ia tidak akan meminta Cassie untuk mencintainya sekarang. Kapan pun hari itu tiba, Alex akan menunggu sambil dirinya sendiri memperkuat dan memperbanyak perasaannya kepada Cassi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD