BAB 119

1210 Words

“Tapi aku malas menyetubuhi gadis baik yang membosankan,” ujar Alex dengan tenang—datar. “Aku ingin gadis yang liar untuk diajak bersenang-senang.” Cassie merasa tertantang dengan ucapan Alex. Ia turun dari meja kerja pria itu untuk melepaskan semua yang menghalangi tubuhnya sampai Cassie benar-benar polos di hadapan Alex. Alex menyukai apa yang ada di hadapannya. Seringai itu semakin tercetak jelas. Seringai nakal. Alex menunggu dengan sabar apa yang akan dilakukan Cassie. Sengaja tidak memberi perintah, membiarkan Cassie berinisiatif namun Alex tetap yang memegang permainan. “Kapan terakhir kali kamu menggunakan itu?” Cassie menunjuk tempat bersatunya bolpoin-bolpoin Alex. Alex mengerutkan kening sebentar namun ia menjawab, “Tadi pagi.” “Untuk?” “Tanda tangan.” “Kamu mau pakai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD