Selly sudah berada di dalam mobilnya. Sejenak dia terdiam duduk di kursi pengemudi. “Dimana pun aku tidur, dia tidak akan peduli,” ucap Selly yang terlihat sedih. Kemudian Selly pun menyalakan mesin mobilnya dan pergi dari rumah. Frans mendengar suara mesin mobil Selly, langsung berlari keluar. Namun, mobil Selly sudah terlanjur menjauh dari rumah. “Selly..!! Aku memang sakit dan sangat kesulitan,” batin Frans yang menatap mobil Selly yang menjauh dari jangkauan matanya. * * * Keesokan harinya. “Tuan..!! Tuan, anda harus menghadiri rapat,” ucap Gavi yang sedang berbicara dengan Frans. Frans tidak merespon perkataan Gavi. Frans malah melamun sampai Gavi mengarahkan tangannya di depan wajah Frans. Frans tersadar dari lamunannya. “Ah.., ya!!” “Tuan.., anda mimisan,” ucap Gavi yang

