55. Dia dan Orang-Orang Di Sekitarnya

1281 Words

“Jadi kalian tadi kepergok sama ustaz dari pesantrennya Rasya?” “Bagaimana itu ceritanya?” Sesampainya di tempat kos, seperti biasa aku langsung bicara dengan Vivin dan Nia. Mereka berdua sejak tadi hanya kamar dan bersantai. Jadi keduanya begitu antusias mendengar cerita dariku. “Ya ... begitulah! Vivin, aku mau tanya sesuatu sama kamu,” ujarku padanya. Aku tak mau membahas lebih lanjut cerita tentang pertemuan dengan Ustaz Firman. Biar itu menjadi urusan Rasya. “Apa?” timpal Vivin sambil menggerogot apel yang dia bawa. “Ini tentang Vanya,” ucapku yang berniat mempertanyakan pertemuan kami tadi. “Oh, kamu ... bertemu lagi sama dia?” Kali ini dia tampak menelan apel tanpa melanjutkan kunyahannya. Kujawab pertanyaan itu dengan anggukkan. “Sebenarnya, dia kenapa? Apa yang kalian c

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD