[ 29 - Detik-detik ]

2032 Words

STORY 29 - Detik-detik *** Flashback On – 14 Februari tahun 2030 Pukul 16.00 pm - Jakarta] “Ayah, ayo berangkat! Masih banyak barang yang perlu kita beli!” Sesuai janji Asta datang ke toko bersama dengan Rheandra. Arsen yang baru saja selesai menutup toko tersenyum tipis, melihat sosok Rhea di samping Asta. Ada sedikit rasa tak nyaman saat melihat wanita itu, Entah kenapa dia masih kesal dengan dirinya sendiri. Merasa tak becus sebagai kepala keluarga, dan sekarang, Arsen justru luluh saat Asta meminta agar Rhea tetap bekerja menjaga mereka. Mengalihkan pandangan dari Rhea, Arsen berjalan mendekati dua orang itu, terfokus pada Asta. “Kau sudah siap?” tanya Arsen singkat, saat melihat Asta mengangguk dengan semangat, dia semakin gemas mengacak rambut putranya. “Siap!!” Seperti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD